Referensi buku cinta bagussss :)

Selasa, 16 Februari 2010

CINTA. Lima huruf yang penuh misteri. Lima huruf yang memiliki definisi begitu luas. Lima huruf yang mampu membuat kita bahagia, terluka, tertawa, atau kecewa. Begitu juga kah cinta menurutmu?

"Aku tak pernah berpikir mencintaimu, walau cuma sekejap. Tapi yang terjadi tak ubahnya alur nasib yang terbalik. Aku mencintaimu sejak kali pertama, saat lembut sapamu terucap dan mata lugumu menggugat. Tanpa kusadari lajunya, dua tahun sudah aku menunggumu. Mengurungku dengan cinta satu-satunya. Kubela tanpa harus aku bertanya-tanya. Bukankah cinta memang tak pernah butuh alasan, meski cuma satu huruf?! Sepertinya, iya…!”
Sebait kalimat di atas tentu cukup menggugah perasaan kita yang membacanya. Itulah ungkapan pertama dari Moammar Emka dalam tulisannya yang berjudul Atas Nama Cinta, Saja.

Perasaan cinta memang bisa saja muncul tanpa direncanakan sebelumnya. Namun, apa mau dikata jika jalan yang ditentukan oleh-Nya berbeda dari bayanganmu. Semua yang kau kira tidak terjadi, bisa saja terjadi dan yang kau harapkan terjadi belum tentu terealisasi.

Begitu pun dengan apa yang dituliskan Emka melalui penggalan bait di atas. Emka yang selama ini dikenal dengan tulisan-tulisan ‘nakal’-nya, kini terlihat begitu romantis. Semua tersirat dari bermacam judul bab yang ia kumpulkan dalam buku terbarunya: Cinta Itu, Kamu.

Membacanya membuat kita cukup memahami, betapa cinta itu sangat kompleks. Ada pengharapan, penantian, kerinduan, kesetiaan, dan pengorbanan. Layaknya sebuah curhatan hati, buku ini terasa sangat dekat dengan kejadian yang kita alami jika sedang dilanda kasmaran.

Itulah cinta. Apa pun perasaan yang tersirat mewakili nama cinta, akan terasa indah untuk dikenang meski kisahnya senantiasa berbeda antara yang satu dengan lainnya. Seperti yang dituliskan Emka di akhir bukunya ini.

“Hidup semestinya menjadi sebuah kejutan yang menyenangkan. Serba kebetulan dan terjerembab dalam ruang “tiba-tiba”. Seperti halnya cinta. Tiba-tiba datang dan pergi tanpa permisi. Lalu datang lagi, pergi lagi. Dan datang lagi…!”
Semua tulisan pria yang terkenal melalui buku Jakarta Undercover-nya ini akan terasa sangat hidup jika kamu membacanya sambil mendengarkan soundtrack-nya. Ada lima buah lagu yang bisa kamu nikmati melalui CD. PATAH merupakan hits andalannya. Layaknya cinta, tulisan dan lagu yang dinyanyikan sendiri oleh Emka begitu selaras menemani waktu senggangmu.

Selamat membaca dan bersenandung! **By Newsroom (www.gagasmedia.net)


buku ini sumpah ya bagus bangett, kata katanya puitis dan so sweet haha cocok lah buat anak anak muda sekarang 

By Moammar Emka :')

Kepada kamu, cinta :

Titik temu---

Begitu susahkah kita bertemu di satu titik? Jika ada jalan tengah, kenapa mesti menepi ke sisi? Jika mauku tak berbalik setimpal dengan maumu, kenapa kita tak mengendapkan segalanya pada nalar dan kata hati. Biar tak ada basi yang menengahi.

Menjelma rindu---

Menjelmalah bintang malam ini....biarkan senyummu terpendar mencecap sendiriku.....dan tunduk teduh pada keakuan rindu.

Tertusuk sedih---

Karenamu aku memagut ruang kosong, tertusuk sedih yang menyulut hampa

diary.rivi Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino